THE KID : Masa Lalu, Masa Sekarang dan Masa Akan Datang

Duritz bekerja sebagai seorang konsultan citra, tapi dia orangnya menyebalkan untuk sebagian orang dan memiliki hubungan yang tidak begitu baik dengan ayahnya. Suatu hari, dia melihat pesawat merah melintas di atas kepalanya ketika sedang terjebak dalam kemacetan, tapi tidak ada orang lain yang melihat apa yang telah dilihatnya.

Kemudian, ia dan Amy asistennya menemui seorang manajer stadion bernama Bob Riley. Riley telah berjanji untuk menyisihkan 5% dari penjualan tiket untuk mendanai sebuah baseball camp untuk anak-anak yang kurang beruntung, tapi Riley belum merealisasikan janji itu dan hanya menyimpan uangnya. Russ menyuruh mereka untuk membuat video dari beberapa anak melemparkan pie ke muka Riley agar dia bebas.

Setelah itu, di sebuah restoran Jepang Amy merasa bahwa video yang telah dibuatnya terlihat tidak etis atau telah mengeksploitasi anak-anak untuk menolong orang telah mengalami masalah keuangan, dan Russ melempar video rekaman itu ke tempat sampah, tetapi Russ diam-diam mengambilnya kembali (dalam film tidak ditampilkan).

Ketika Russ pulang ke rumahnya, dia melihat bayangan anak-anak, dan ia segera menelpon sekretarisnya untuk mengubah sistem keamanan rumahnya. Sekretarisnya menjawab bahwa itu mungkin anak tetangga yang sedang ketakutan. Russ lalu berjalan di sekitar rumah sampai ia menemukan anak itu dan mulai mengejarnya. Mereka berkejaran di jalan-jalan hingga mencapai bandara di mana dia melihat anak itu memasuki restoran “Skyway Diner;” ia mencoba untuk menangkap anak itu di sana tetapi tidak ada seorang pun yang melihatnya. Ketika berjalan ke luar untuk mencari anak itu, ia berbalik untuk melihat kembali restoran, tetapi telah lenyap. Dia pikir dia sedang berhalusinasi.

Hari berikutnya Russ menemui psikiater dan mengatakan bahwa dia hanya punya lima menit dan obat mujarab untuk menghentikan halusinasinya. Setelah menolak seluruh sesi psikologi dan mendapat obat tersebut, Russ kemudian pergi.

Di rumah, Russ menemukan pesawat mainan dengan nama Rusty tertulis pada mainan tersebut, sebuah pesawat mainan yang ia pernah dimiliki, dan menyimpulkan bahwa ayahnya membuat lelucon padanya. Russ menyalakan TV dan menonton berita, tapi setelah pergi ke dapur, saluran tersebut telah berubah menjadi Cartoon Network. Dia kemudian menemukan seorang anak di sofa yang sedang makan popcorn. Russ bertanya siapa anak itu dan untuk apa dia datang, yang mana anak itu beralasan ingin mengambil pesawat mainan miliknya, tapi ketika ia melihat TV dan popcorn ia tidak bisa menahan diri. Russ lalu menanyakan nama anak itu dan menemukan kalau nama anak itu adalah namanya sendiri.

Mereka berdua mulai membandingkan memori masing-masing dan bekas luka kemudian mengetahui kalau Rusty adalah Russ yang telah menjelma sebagai anak-anak. Rusty adalah dirinya sendiri yang datang dari masa lalu. Hal tersebut sedikit membuat Russ bersifat tidak waras. Ia lalu membuat roti isi dengan alasan bahwa ada kenyamanan di dalam roti isi dan masih berharap kalau ia sedang berhalusinasi. Meskipun obat mujarab yang diberikan oleh dokter sudah diminum, Rusty tidaklah lenyap, kenyataannya adalah Rusty adalah manusia nyata bukan hasil dari halusinasi.

Rusty kemudian mulai bertanya hal-hal mengenai Russ seperti seolah-olah ia memiliki anjing bernama Chester yang telah bermimpi ia miliki, ia juga mengatakan kalau di masa depan telah menjadi seorang pilot dan memiliki istri. Russ menjawab bahwa ia tidak punya waktu merawat anjing dengan aktivitasnya yang sering keluar rumah, ia bukan pilot tapi konsultan citra, dan belum memiliki istri. Rusty kecewa dengan masa depan Russ.

Hari berikutnya, ketika Amy tahu tentang anak itu, dia menyayangi anak itu dan ingin membawanya untuk makan es krim tapi Russ tidak menginzinkannya dengan alasan Rusty sudah cukup gendut untuk makan eskrim. Rusty kemudian ingat beberapa teman di sekolah yang sering mengganggunya dan tentu saja cerita itu mengingatkan Russ pada saat masih kanak-kanak dulu. Karena itulah Russ membawa Rusty ke ring tinju kliennya dan mengajarkan kepadanya bagaimana cara berkelahi.

Amy mulai bertanya-tanya mengenai persamaan Russ dan Rusty dan mulai berpikir bahwa mereka adalah ayah dan anak. Setelah mengetahui kalau Russ menyembunyikan rahasia darinya, baik Russ dan Rusty akhirnya memutuskan untuk mengatakan kebenaran, meskipun mereka akhirnya malah berdebat. Amy menyaksikan Rusty dan Russ berdebat serta melihat dua perkelahian, perdebatan dengan gerak-gerik yang sama, di mana ia akhirnya pingsan.

Kemudian, Russ dan Amy membicarakan tentang siapa yang akan merawatnya selama pernikahan kliennya dan Amy mengusulkan untuk mengajaknya tapi Russ mengatakan dia akan mempermalukannya. Sebuah insiden pun terjadi, Rusty jatuh saat upacara pernikahan, dan di resepsi, ia meminta Amy untuk menikah dengannya. Amy berpikir kalau apa yang dilakukan oleh Rusty adalah pesan dari Russ untuknya.

Ketika Amy menemukan bahwa Russ menyimpan dan menayangkan video rekaman Riley, Amy pun marah pada Russ. Amy mengatakan bahwa Russ harus mencoba untuk belajar lebih banyak dari Rusty kemudian meninggalkan Russ dengan perasaan kecewa. Russ akhirnya memutuskan untuk membatalkan semua janji dengan kliennya dan menghabiskan sepanjang sore itu berusaha mencari tahu mengapa Rusty ada dan apa yang ia butuhkan untuk memperbaiki sesuatu dari masa lalu. Russ teringat akan perkelahiannya dengan seorang murid di sekolah pada saat ulang tahunnya. Ingatan itulah yang membuat mereka kembali ke tahun 1968.

Rusty memenangkan perkelahian itu dan menyelamatkan kehidupan seekor anjing berkaki tiga bernama Tripod, tapi kemudian Russ ingat bahwa itu bukanlah bagian terburuk untuk hari ini. Dia ingat ibunya yang sakit datang ke sekolah menemuinya. Ketika mereka sampai di rumah, ayahnya memarahi Rusty dengan perkataan yang agak kasar, “Apakah kau mencoba membunuhnya lebih cepat?!” Rusty menangis dan ayahnya mengusap air matanya yang menyebabkan Rusty memiliki wajah berkedut seumur hidup. Russ berkata pada Rusty bahwa ibunya akan meninggal sebelum ulang tahun berikutnya, hal itu membuat Rusty sedikit lebih tenang. Russ juga mengatakan bahwa ayahnya marah karena tanggung jawab yang besar dalam membesarkan anak sendirian. Ia takut tidak tahu bagaimana membesarkan anak sedirian tanpa seorang istri.

Mereka pergi ke “Skyway Diner” dan terus membicara soal perjuangan dan saling mengucapkan selamat ulang tahun. Tiba-tiba seekor anjing datang menghampiri Rusty tapi tidak berlangsung lama karena Tuan dari anjing itu langsung memanggilnya. Mereka mendengar seorang pria memanjil anjing itu “Chester,” kemudian mereka berdua mengikutinya keluar dan mengetahui kalau pesawat merah yang ada di luar adalah pesawat Russ dan ternyata pria tua itu dengan anjingnya adalah Russ, dirinya sendiri di masa depan. Mereka benar-benar merubah masa depan dan dalam 30 tahun ke depan Russ akan menjadi seorang pilot, punya istri (Amy) dan seekor anjing bernama Chester. Tanpa disadari Russ kembali ke masa yang sebenarnya, masa sekarang, Rusty dan “Skyway Diner” telah menghilang. Dan kemudian Russ mulai mengatur rencana untuk menemui ayahnya, membeli tiket ke Hawaii untuk sekretarisnya, dan pergi ke rumah Amy dengan membawa seekor anjing yang lucu. Film ini berakhir ketika Amy mengajak Russ masuk ke dalam rumahnya.

———*************———

Masa lalu, masa sekarang dan masa yang akan datang (masa depan). Mana yang lebih penting? Saya rasa kita semua setuju kalau kita memilih masa sekarang adalah yang paling penting. Mengapa? Jawabannya simple, karena kita bisa melihat dua masa yang lain, masa lalu dan masa depan. Kita yang sekarang karena perbuatan atau apa yang terjadi pada diri kita di masa lalu. Ya, seperti kata salah satu calon presiden kita bahwa hidup adalah perbuatan (atau mungkin juga kelakuan). Entah masa lalu yang buruk atau menyenangkan, kita yang sekarang hanyalah perlu belajar dari masa lalu, memperbaiki yang buruk agar tidak terjadi untuk yang kedua kalinya dan mempertahankan atau mengembangkan yang baik.

Oleh karena itu, hendaknya kita yang sekarang berbuat atau bekerja atau bahkan belajar sebaik-baiknya karena masa yang sekarang besok akan menjadi masa lalu. Masa sekarang yang buruk besok akan menjadi masa lalu yang buruk dan mungkin akan menjadi masa depan yang buruk juga. Hendaknya juga kita jangan membawa-bawa hari kemarin di punggung. Apa pun yang telah terjadi, hari kemarin itu telah mati. Tak ada yang bisa kita lakukan terhadap hari kemarin itu sekarang. Dan kata orang, kebiasaan membawa-bawa masa hari kemarin di masa sekarang, nanti kita akan dua kali lebih cepat bongkok. Dan lagi lagi seperti kata orang, seni untuk hidup penuh keberhasilan terutama terdiri dari kemampuan untuk memegang teguh dua gagasan yang bertolak belakang pada saat yang sama: pertama, membuat rencana-rencana jangka panjang, seolah-olah kita akan hidup selama-lamanya; kedua, untuk setiap hari bertindak sebaik-baiknya seakan-akan besok kita akan mati.

Russ misalnya dalam film The Kid ini yang sama sekali tidak mau mengungkit-ungkit masa lalunya di masa sekarang dan telah sukses menjadi seorang Konsultan Citra. Ia bahkan tidak mau berhubungan dekat dengan orang-orang yang ada hubunganya dengan masa lalunya, termasuk ayahnya sendiri. Meskipun ia telah mengatakan bahwa ia telah melupakan masa lalunya, akan tetapi Russ malah marah ketika dokter yang ia kunjungi menanyakan apakah Russ kecil, Rusty, ada hubungannya dengan masa lalunya. Kemarahan tersebut menandakan bahwa dirinya belum bisa melupakan masa lalunya. Dan menurut saya jika masa lalu itu sudah benar-benar dilupakan, kenapa harus marah? Harusnya kalau sudah benar-benar dilupakan tidak akan memberikan pengaruh apapun, bukannya menjadi suatu hal yang sensitif yang bisa memberikan dampak negatif yang menyedot emosi.

Pertanyaannya sekarang adalah, kenapa masa lalu itu sulit dilupakan? Kenapa kadang-kadang lebih mudah mengingat masa lalu yang buruk dari pada masa lalu yang menyenangkan? Dan setujukah anda jika kita itu sebaiknya bersahabat dengan masa lalu kita dari pada melupakan (melarikan diri dari) masa lalu itu?

———*************———

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s